Selasa, 18 Oktober 2011
Demokrat: SBY Pilih Orang Profesional
Saan Mustopa
Artikel Terkait PPP: Djan Faridz Batal Jadi Menteri PPP Bantah Djan Faridz Gagal Jabat Menpera Berth Kambuaya Datang ke Istana Pemilihan Menkum HAM dan Wakilnya Dinilai Pas Tak Ada Kriteria Khusus Kesehatan Calon Menteri 18/10/2011 19:41 Liputan6.com, Jakarta: Partai Demokrat membantah keberadaan Amir Syamsuddin dan Denny Indrayana di Kabinet Indonesia Bersatu II akan menghapus semua kasus yang menyangkut Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan kader-kadernya. "Nggak benar anggapan seperti itu," kata Wakil Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat Saan Mustopa di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (18/10).
Menurut Mustopa, Presiden SBY memilih Amir karena secara profesional memang seorang pengacara dan akademisi hukum. Begitu pula Denny yang merupakan profesor di Universitas Gadjah Mada memiliki pengalaman empirik sebagai anggota Satuan Tugas Mafia Hukum.
Karena itu, tudingan terpilihnya Amir sebagai Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia dan Denny sebagai wakil menteri tidak berdasar. "Bahkan, Demokrat sendiri tidak pernah berpikir seperti itu. Nggak bener, nggak ada," tegasnya.
Anggota Komisi III DPR itu menyatakan, munculnya wajah-wajah baru di kabinet justru akan membuat kinerja pemerintahan lebih baik tiga tahun ke depan.
Terkait perubahan peraturan presiden (perpres) soal pangkat wakil menteri, Mustopa menjelaskan, hal itu tidak bisa dilakukan. Pepres bisa diubah kapan pun. "Kalau dilihat track record (rekam jejak) mereka (para wakil menteri), mereka menduduki pos-pos yang tepat," jelasnya.
Selain itu, dirinya meyakini, pasca-reshuffle, partai koalisi tetap solid dan tetap menopang pemerintahan tiga tahun ke depan.
Seperti diberitakan sebelumnya, Sekretaris Dewan Kehormatan Partai Demokrat Amir Syamsuddin bakal mengganti Patrialis Akbar sebagai Menteri Hukum dan HAM.(ANS/Ant)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya... Share Tweet
Email This To Friend Print This Document Bookmark Delicious Digg reddit " onclick
View the Original article
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar