Selasa, 18 Oktober 2011
Pertimbangan Presiden Melakukan Reshuffle
Artikel Terkait Wakil Menteri Bukan Anggota Kabinet Tak Ada Penggemukan Kabinet Cicip Sutarjo "Cicipi" Pos Menteri Inilah Perombakan Kabinet Indonesia Bersatu II Letjen Marciano Norman Resmi Pimpin BIN 18/10/2011 21:20 Liputan6.com, Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menggunakan hak prerogatifnya dalam merombak susunan kabinet atau reshuffle. Perombakan ini sudah direncanakan sebaik mungkin dengan dibantu Wakil Presiden Boediono. Ada lima pertimbangan dalam melakukan reshuffle.
Pertama, hasil evaluasi kinerja dan integritas. Kedua, faktor yang saya sebut dengan the right man in the right place," kata SBY saat mengumumkan anggota Kabinet Indonesia Bersatu II di Istana Negara, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (18/10) malam.
Pertimbangan ketiga adalah kebutuhan atau keperluan organisasi. Keempat masukan dan inspirasi dari masyarakat luas yang dia terima dalam setahun ini. "Kelima adalah pertimbangan faktor persatuan dalam kemajemukan, tanpa meninggalkan integritas dan kapasitas calon," ucap SBY.
Menurut Presiden, reshuffle dilakukan untuk meningkatkan kinerja dan efektivitas kabinet. Sekaligus menyukseskan pencapaian sasaran pembangunan tiga tahun mendatang. Sekarang waktu yang tepat setelah saya dibantu Wakil Presiden mengevaluasi kabinet," katanya.(JUM)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya... Share Tweet
Email This To Friend Print This Document Bookmark Delicious Digg reddit " onclick
View the Original article
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar